Berikut delapan jenis serangan siber yang paling sering digunakan mulai dari phishing dan malware hingga SQL injection, zero‑day exploit, APT, dan ransomware. Semua dirangkum agar lebih waspada setiap saat.
- Phishing: Upaya penipuan dengan menyamar sebagai pihak tepercaya untuk mencuri data sensitif
- Malware / Ransomware: Program jahat yang mencuri data atau memblokir akses, meminta tebusan untuk membuka kembali akses
- DoS/DDoS: Serangan yang membanjiri sistem dengan trafik palsu hingga layanan menjadi tidak tersedia
- MitM (Man‑in‑the‑Middle): Penyadapan komunikasi antara dua pihak tanpa diketahui, sering dipakai untuk mencuri data
- SQL Injection: Penyisipan kode berbahaya ke input aplikasi untuk membongkar atau merusak database
- Zero‑Day Exploit: Eksploitasi celah keamanan pada perangkat lunak yang belum diketahui vendor dan belum ada patch-nya
- APT (Advanced Persistent Threat): Serangan bertarget jangka panjang yang masuk tanpa terdeteksi dan mencuri informasi secara sistematis


